Manfaat Lada Hitam yang Dikenal Pedas dan Hangat

wordpress

Banyak orang mengetahui manfaat lada hitam sebagai bumbu masakan yang memberi rasa pedas dan hangat. Namun, tak banyak yang tahu bahwa lada hitam juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Yuk, simak beberapa manfaat lada hitam untuk kesehatan di artikel ini!

Lada hitam (Piper nigrum) merupakan buah yang berasal dari hutan tropis di India. Rempah ini dapat berfungsi sebagai pengawet dan penambah rasa pada makanan. Untuk mendapatkan lada hitam, lada yang hampir matang dipanen, lalu dikeringkan sampai berubah warna menjadi hitam.

Dalam pengobatan tradisional, lada hitam banyak digunakan untuk meringankan penyakit tertentu, seperti demam, asma, sakit kepala, dan sakit perut. Selain itu, manfaat lada hitam juga dipercaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan meredakan rasa sakit.

Kandungan Nutrisi Lada Hitam

Dalam 1 sendok makan lada hitam atau sekitar 7 gram, terkandung 17 kalori dan beberapa nutrisi berikut ini:

  • 1,8 gram serat
  • 4,5 gram karbohidrat
  • 0,7 gram protein
  • 30 miligram kalsium
  • 12 miligram magnesium
  • 90 miligram kalium
  • 11 miligram fosfor
  • 38 IU vitamin A
  • 12 mikrogram vitamin K

Lada hitam juga mengandung vitamin B, folat, vitamin E, zinc, dan beragam jenis antioksidan, seperti likopen, lutein, zeaxanthin, terpenoid, alkaloid, polifenol, dan flavonoid. Tak hanya itu, lada hitam juga mengandung zat yang memiliki sifat antibakteri, antiradang, dan antikanker.

Beragam Manfaat Lada Hitam untuk Kesehatan

Lada hitam mengandung piperin atau alkaloid alami yang berperan dalam memberikan rasa pedas. Berkat piperin dan beberapa nutrisi penting lainnya, lada hitam memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

– Meredakan rasa sakit

Lada hitam yang kaya akan piperin diketahui memiliki sifat antiradang dan antinyeri alami. Manfaat lada hitam ini bisa Anda gunakan untuk mengatasi keluhan tertentu, seperti nyeri otot, sakit gigi, sakit perut, dan sakit kepala.

– Menjaga kesehatan saluran pencernaan

Kandungan antioksidan, antiradang, dan antibakteri pada lada hitam bermanfaat untuk melindungi sel-sel di saluran cerna serta menjaga kesehatan saluran pencernaan. Berkat efek antibakterinya, lada hitam juga sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengatasi diare.

Lada hitam juga diketahui dapat membantu melemaskan dinding otot di usus, sehingga bisa mengatasi nyeri perut dan perut kembung akibat penumpukan gas di usus.

Sementara pada lambung, lada hitam dapat bermanfaat untuk membantu merangsang pembentukan asam lambung yang berperan penting untuk mencerna makanan.

Selain itu, beberapa riset juga menyebutkan bahwa lada hitam memiliki manfaat sebagai prebiotik untuk meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam usus.

– Mengontrol kadar gula darah

Zat piperin dan antioksidan pada lada hitam juga disebut mampu meningkatkan kemampuan hormon insulin dalam mengontrol kadar gula di aliran darah. Manfaat ini baik untuk membantu para penderita penyakit diabetes tipe 2 menjaga kadar gula darahnya tetap stabil.

Selain itu, lada hitam juga diketahui bisa mencegah terjadinya resistensi insulin, yakni kondisi ketika sel-sel dan jaringan tubuh kesulitan menggunakan glukosa atau gula darah sebagai energi. Manfaat lada hitam tersebut membuat rempah ini baik dikonsumsi untuk mencegah diabetes.

– Menjaga kesehatan otak

Lada hitam juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan otak dengan cara meningkatkan memori dan fungsi otak. Kesehatan otak yang terjaga dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.

– Menghambat pertumbuhan sel kanker

Penelitian menunjukkan bahwa piperin dalam lada hitam diduga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus besar. Piperin bekerja dengan cara mengurangi efek radikal bebas dan menekan peradangan, sehingga pertumbuhan sel kanker dapat dihambat.

Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat lada hitam dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.

Selain yang telah disebutkan di atas, lada hitam dipercaya dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit kronis, seperti aterosklerosis, penyakit kardiovaskular, dan gangguan saraf. Hal ini karena tingginya kandungan antioksidan dan antiradang di dalam lada hitam.

Meski manfaat lada hitam sangat banyak untuk kesehatan, pastikan Anda tidak berlebihan dalam mengonsumsinya, ya. Mengonsumsi lada hitam terlalu banyak bisa menyebabkan efek samping berupa mual dan sakit perut. Konsumsi lada hitam berlebihan juga bisa berisiko membahayakan ibu hamil dan janin.

Selain itu, lada hitam juga dikhawatirkan berisiko menimbulkan efek interaksi obat, jika dikonsumsi dengan obat-obatan tertentu. Jadi, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter, jika ingin mengonsumsi lada hitam untuk mengobati penyakit tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.