Sering Makan Gorengan Saat Buka Puasa? Lakukan 5 Hal Ini untuk Kurangi Efek Buruknya

wordpress

Jakarta – Terlalu banyak konsumsi gorengan dan makanan berlemak saat sahur atau buka puasa. Bisa berbahaya bagi kesehatan, lakukan lima cara ini sebagai detoks.

Godaan selama bulan ramadhan, tentunya tak jauh dari gorengan dan makanan berlemak yang menggoda selera. Tak hanya saat buka puasa, banyak juga orang-orang yang ikut kalap saat makan sahur. Ditambah dengan pemilihan lauk yang kurang sehat.

Pola makan ini tentunya berpengaruh pada kesehatan tubuh, dan bisa menghambat ibadah puasa. Agar badan tetap fit dan sehat, biasakan lakukan lima hal ini setelah menyantap makanan berlemak atau gorengan.

 
 

Dilansir dari Style Craze (22/04), berikut 5 hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi efek buruk bagi kesehatan.

1. Minum Air Hangat

Setelah menyantap makanan yang berminyak dan berlemak. Penting untuk meminum air hangat. Fungsi air hangat ini untuk membantu tubuh mencerna makanan, dan mengaktifkan sistem pencernaan.

Air berperan sebagai kurir pembawa nutrisi dan limbah atau sisa makanan. Meminum air hangat tentunya membantu proses penguraian nutrisi, ke dalam bentuk yang lebih mudah dicerna.

Jika kamu kurang minum air putih, jaringan usus kecil akan menyerap air dari makanan. Sehingga menyebabkan dehidrasi pada tubuh dan sembelit.

 

2. Rencanakan Menu Makan

Merencanakan menu makanan apa yang akan disantap saat berbuka puasa. Dinilai cukup efektif, untuk menghindari orang-orang dari makan berlebihan. Sampai memilih hidangan yang berlemak dan tak sehat, seperti junkfood.

Dengan memikirkan menu makanan sebelum berbuka puasa. Orang-orang akan lebih teratur saat mengambil makanan yang mereka inginkan.

Hindari tidak makan sahur, karena sahur ini fungsinya sama seperti sarapan. Perbanyak menu sayuran dan buah saat sahur, agar tubuh terasa lebih kenyang dan berenergi sepanjang hari.

Sementara untuk buka puasa, pilih lah menu makanan yang lebih ringan. Berhentilah makan sebelum kenyang.

3. Rajin Makan Buah dan Sayur

Sebenarnya menyantap gorengan dan makanan berlemak saat buka puasa, tidak ada salahnya. Asal masih dikonsumsi dalam porsi wajar.

Usai menyantap makanan tinggi lemak dan gorengan ini, selalu biasakan diri untuk makan lebih banyak sayur dan buah. Buah dan sayuran membantu menyediakan vitamin, mineral serat ke dalam tubuh.

 
 

Terlalu sering menyantap makanan berminyak, tanpa diimbangi dengan sayur dan buah-buahan. Bisa menyebabkan sembeli dan susah buang air besar.


4. Hindari Makanan Dingin

Makanan dingin seperti es krim, sebaiknya dihindari setelah menyantap makanan berminyak dan berlemak. Beberapa penelitian menemukan kaitan efek buruk pada hati.

Selain itu efek lainnya juga bisa menyebar ke lambung dan usus. Karena makanan berminyak itu lebih sulit dicerna. Apalagi ditambah dengan masuknya makanan dingin dan beku seperti es krim.

Akibatnya perut akan kembung, pencernaan terganggu dan masih banyak lagi. Jadi hindari makan es krim langsung setelah menyantap hidangan-hidangan berminyak.


5. Jangan Langsung Tidur

Meski banyak orang sudah tahu efek buruk dari tidur setelah makan. Tapi masih banyak yang melakukannya. Menurut Style Craze, hindari tidur langsung setelah makan banyak.

Sebaiknya berikan waktu sekitar 2-3 jam setelah makan, agar tubuh bisa mencerna dan memproses makanan-makanan tersebut.

 

Ketika tubuh langsung tidur setelah makan, semua makanan ini akan lebih sulit untuk dicerna. Menyebabkan kenaikan berat badan sampai perut kembung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.